Selamat Datang di Website Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau       HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 69 (17 Agustus 1945 - 17 Agustus 2014)      Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Dukung Suksesi Kepemimpinan Nasional Hasil Pemilu 2014 Demi Kelanjutan Pembangunan Menuju Indonesia yang Makin Maju dan Sejahtera

VISI dan MISI PEMBANGUNAN DAERAH

 

A.    Visi

Visi Pembangunan Kabupaten Sanggau :

“Sanggau Maju dan Terdepan”.

 

B.    Misi

Misi Pembangunan Kabupaten Sanggau adalah :

1. Memperkuat dan memperbaiki perencanaan daerah, database kabupaten sanggau, rtrwk dan penataan lahan desa.

2. Mereposisi kebijakan daerah yang berorientasi kepada ekonomi kerakyatan, harmonisasi  investor,  rakyat dan  buruh/karyawan

3. Melakukan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan serta infastruktur, struktur lainnya yang terencana dan terukur sesuai dengan prioritas, pemerataan sampai pada tingkat kampung

4.  Mereposisi kebijakan perkebunan berskala investasi dan melakukan gerakan pengamanan investasi yang ada dengan prinsip kerakyatan dan keadilan serta pengembangan perkebunan rakyat/ koperasi dengan bersetara (karet, kakau, lada, sawit

5.  Mereposisi kebijakan pendidikan dan kesehatan melalui peningkatan kesejahteraan guru/para medis untuk kesejahteraan masyarakat , pendidikan dan kesehatan yang dibiayai pemkab, perbaikan infrasrtuktur  dan mutu pendidikan/kesehatan.

6. Melakukan reformasi birokrasi publik dalam rangka menciptakan organisasi pemerintahan yang kuat dan efektif

7. Pengembangan ketahanan pangan keluarga melalui diversifikasi usaha pertanian perkebunan / peternakan yang berbasis rumah.

8. Pengembangan usaha mikro produktif dan investasi dalam rangka meningkatkan pendapatan / keuangan masyarakat, memperkuat usaha produktif secara partisipatif / kerakyatan.

9. Pengembangan keuangan daerah dalam rangka pembiayaan kegiatan sosial ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.

10. Menggali sumber-sumber keuangan daerah dengan memetakan potensi dan mendorong kegiatan perekonomian yang berdampak tidak langsung (multiplayer effect) terhadap pencapaian hasil-hasil      pembangunan.

11. Percepatan pembangunan wilayah perbatasan yang sinergis, terukur dan berkelanjutan pada kawasan cepat tumbuh dan tertinggal.

12. Penataan ibukota kabupaten dan penanganan sampah perkotaan.