Selamat Datang di Website Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau        Sanggau Maju dan Terdepan Baik Untuk Semua       

Rencanakan keluarga untuk keluarga yang berkualitas

Karena ada masyarakat yang dilema dengan himbauan banyak anak banyak rejeki atau 2 anak cukup, Bupati Sanggau Paolus Hadi menghimbau masyarakat Toba agar lebih fokus merencanakan keluarga dengan baik untuk mencapai keluarga yang berkualitas. Demikian hal yang diungkapkan ayah 4 anak ini dalam sambutannya pada acara KB Kesehatan Bhayangkara di Desa Lumut, Kecamatan Toba (26/8).

"Ada sebagian masyarakat dilema dengan himbauan antara Dua anak cukup atau banyak anak banyak rejeki.  Bingung mau ikut yang mana? Saya lebih cenderung membangun keluarga yang berkualitas, diantaranya keluarga yang sehat, harmonis, dan sejahtera, serra tidak terlibat Narkoba, kata PH yang saat itu hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Sanggau Ny. Arita Apolina Paolus Hadi.

Kegiatan yang dibuka oleh Kapolda Kalbar Irjen. Pol. Drs. Musyafak, S.H., M.M. itu dilaksanakan untuk mencanangkan Integrasi Kampung KB dan bulan Bhakti KB Kesehatan Bhayangkara. Selain sebagai tindak lanjut dari Program Nawa Cita Presiden Republik Indonesia, terutama Nawacita yang ketiga, membangun Indonesia dari desa, Kegiatan Integritas Kampung KB ini pun sekaligus rangkaian dalam kegiatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-70 dan dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke 64 tahun 2016.

Lewat sambutannya Kapolda Irjen Pol Drs Musyafak MM, mengaktifkan bahwa polisi sangat peduli terhadap keluarga berencana. Karena berdasarkan data yang ada, ternyata para pelaku kejahatan hampir semuanya memiliki latar belakang keluarga yang tidak terencana, memiliki mental menerabas, hidup tidak teratur, tidak memiliki pekerjaan, sekolah tidak tamat, keluarga tercerai-berai dan sebagainya.

“Kesemuanya itu terjadi karena ketika mereka memulai hidup berumah tangga kurang siap baik usianya yang belum dewasa maupun materinya, karena belum memiliki pekerjaan yang tetap,” kata Kapolda.

Anggota komisi IX DPR RI dr Karolin Margret Natasa yang juga hadir bertepatan dengan Kunjungan Kerjanya menjelaskan bahwa KB Bukan hanya PIL, suntik, kondom. Tapi KB itu mulai dari kehamilan ibu, melahirkan, sampai kematian. Banyak materi pengetahuan yang dipaparkan dr. Karolin Kepada masyarakat Desa Lumut tentang Kesehatan,  termasuk mensosialisasikan usia kematangan seorang perempuan untuk menikah. Putri sulung Gubernur Kalbar tersebut juga menegaskan agar para ibu hamil lebih aktif memeriksakan kesehatan.

Anggota Komisi IX DPR RI dr. Karolin, Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs Musyafak MM didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kalbar, Ny Anna Musyafak  Bupati Sanggau Paolus Hadi dan Kapolres Sanggau juga menyepatkan diri meninjau kegiatan Pelayanan Kesehatan yang sedang berlangsung saat itu di Aula PKK Desa Lumut.

Link Terkait