Selamat Datang di Website Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau        Sanggau Maju dan Terdepan Baik Untuk Semua       

WAKIL BUPATI HADIRI PANEN PADI VARITAS INPARI-30

Panen merupakan suatu peristiwa yang dinanti nanti dan ditunggu tunggu oleh petani karena itu merupakan akhir dari seluruh rangkaian kegiatan petani, namun  hasil panen janganlah membuat kita terlena dan berhenti disitu saja namun bagaimana kita mengukur hasil panen apakah sesuai dengan yang kita harapkan atau kita targetkan, demikian diungkapkan oleh Wakil Bupati  Sanggau  Yohenes Ontot ketika melaksanakan panen padi Varitas Inpari-30  di Desa Lumut Kecamatan Toba Kamis 8 September 2016 yang juga dihadiri DanDim 1204 Sanggau LetKol  Armd.Gusti Putu Agung S Ketua GOW Ny Yohana Kusbariah Ontot Kadis TanKanNak Ir Jhon Hendri Camat Toba Jemain SIP.MSi beserta Ketua TP PKK Toba Ny.Diah Jemain Forkopomka Kec.Toba serta seluruh Kelompok Tani Desa Lumut, lebih lanjut dikatakan  Pak Ontot bahwa Masyarakat yang ada di desa atau kampung tidak bisa melepaskan diri dari bertani karena ini merupakan suatu yang sudah turun temurun dan juga kita telah dianugrahkan lahan yang luas jadi tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bertani namun cara dan  ilmunya yang sedikit berbeda karena dulu kita bertani secara tradisional namun sekarang tentu diubah  dan beralih kepada teknologi yang modern  berbagai varitas sudah tersedia  dan  para penyuluh selalu siap dalam membimbing petani jadi mulai sekarang kita harus mulai beralih kepersawahan apalagi sekarang program cetak sawah  sudah membuat areal persawahan semakin banyak tinggal kita mau menanam atau tidak  aktifkan kelompok kelompok tani   untuk itu kepada Badan Penyuluh sebagai ujung tombak Pemerintah dalam membina dan membimbing petani harus benar benar bekerja serta yang terpenting adalah bagaimana meningkatkan hasil panen dengan  mempelajari benar varitas atau jenis padi apa yang cocok dengan  keadaan tanah yang ada diwilayah tersebut, sementara itu DanDim 1204 Sanggau LetKol Armd. Gusti Putu Agung S dalam sambutannya juga mengharapkan peran aktif kelompok tani dalam meningkatkan produksi pertanian juga diperlukan ubinan dalam setiap panen karena untuk mengetahui atau perbandingan hasil setiap panen, Dan Dim juga bepesan agar petani tetap percaya dan yakin dengan pertanian karena pada akhirnya dengan bertani kehidupan akan lebih baik, menyinggung masalah cetak sawah yang dilakanakan sampai saat ini belum tepat terutama  tekstur tanah dan bibit yang perlu dicari kecocokkannya ini tentu memerlukan petunjuk dan penelitian oleh PPL namun secara bertahap  dan dibeberapa tempat sudah ada yang menujukkan hasil,  untuk  itu diharapkan agar lahan yang sudah luas dimanfaatkan dan dikelola dengan baik jangan sampai ada  orang dari luar yang datang mengelola lahan karena dianggap kita tidak mampu dan satu yang perlu diperhatikan lagi adalah dengan tersedianya lahan  persawahan yang luas diharapkan kita tidak membakar lagi, selanjutnya Kepala Badan Penelitian Pengembangan Pertanian Prov Kal-Bar Djiyanto mengatakan bahwa Jenis Padi yang dipanen merupakan jenis Inpari-30 dan Inpara 2 dengan spesifikasi  Umur  112-123 hari  tinggi 103 cm potensi hasil 6 ton/ha tekstur nasi pulen dan tahan terhadap penyakit hawar daun dan  bias sehingga ini cocok diterapkan didesa Lumut ini dengan dataran rendah sampai ketinggian 400 dpl terutama cekungan luapan sungai rawan banjir dan rendaman 15 hari fase vegetative serta baik ditanam didearah rawa lebak dan pasang surut. (Tkm Hms).

Link Terkait