Selamat Datang di Website Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau        Sanggau Maju dan Terdepan Baik Untuk Semua       

BUPATI SANGGAU HADIRI PELANTIKAN TIGA TEMENGGUNG ADAT

Sebanyak Tiga orang Temenggung Sub Suku Dayak Tinying  Priode 2016 -2021 dilantik secara resmi oleh Ketua DAD Kecamatan Bonti Syahdan yang juga Anggota DPRD Kabupaten Sanggau senin 10 Oktober 2016 di Dusun Seribot Desa Upe Kecamatan  Bonti yang dihadiri oleh Bupati Sanggau Paolus Hadi Camat Bonti  Darmikus Heri Camat Parindu Paulus Usrin Anggota DPRD Yeremias Marselius  dan sejumlah SKPD Kabupaten Sanggau, adapun yang dialntik tersebut adalah Herkulanus Hamdi Yulius Agus dan Ajung dalam kesempatan itu Ketua DAD Sahdan mengatakan bahwa wilayah ketemenggungan yang baru dilantik ini meliputi Desa Semadu Kecamatan Parindu  dan Desa Upe Kecamatan Bonti  ditambahkannya bahwa jabatan temenggung merupakan jabatan sosial dan tentunya memerlukan pengabdian yang tulus  dan ikhlas disamping itu juga dalam menjalankan tugas hendaknya berlaku adil dan bijaksana  tetap menjaga nama baik organisasi  berkerjasama antar sesama pengurus  bagaimana kiprahnya dalam pembangunan terutama pembangunan masyarakat desa sumbang saran pendapat  dan gagasan tentu sangat diperlukan bagaimana menghidupkan dan melestarikan nilai nilai budaya adat istiadat sehingga keberadaan Temenggung sangat berarti ditengah masyarakat dan tetap membela kebenaran dan keadilan, Camat Bonti Darmikus Heri dalam sambutannya mengharapkan kepada seluruh Masyarakat agar mendukung setiap program pembangunan termasuk para Temenggung yang tentunya dalam pengembangan  adat istiadat serta ambil bagian dalam mewujudkan masyarakat yang berbudaya dan beriman  juga mengali nilai nilai adat yang mungkin sudah pudar temenggung juga diharapkan dapat mengatur  tatanan kehidupan ditengah masyakarat agar kehidupan senantiasa aman dan tentram, sementara itu Bupati Sanggau Paulus Hadi dalam sambutannya mengatakan bahwa keberadaan temenggung ini harus diterima oleh masyarakat dan tidak ada satupun yang menolak  atau tidak mau diurus oleh adat juga ditegaskan bahwa  tidak semua masalah harus diurus temenggung ini ada tingkatannya kalau memang dapat diselesaikan sendiri secara musyawarah mufakat mengapa harus ketemenggung, ditambahkan Bupati bahwa keberadaan temenggung sangat membantu karena hal hal kecil tidak harus diurus oleh Pihak berwajib  ini tentunya membantu Pemerintah dalam meluruskan setiap persoalan yang timbul ditengah masyarakat, selanjutnya dikatakan bahwa Masyarakat disini hidup ditengah tengah perusahaan tentunya menjadi mitra perusahaan tentunya saling mendukung pihak perusahaan jangan memandang sebelah mata Masyarakat disini dan tentunya menjadi mitra yang baik meskipun masih banyak yang kurang, menyangkut jalan Bodok – Bonti yang saat ini belum tuntas Bupati mengatakan bahwa dirinya masih punya waktu tiga tahun dalam pembahasan dan penetapan APBD  karena masa jabatan Bupati akan berakhir 2019  jadi jalan yang sekarang baru sampai Desa Upe dan ini merupakan PR bagi saya untuk melanjutkannya sampai ke Bodok untuk itu jangan berkecil hati karena tahun depan akan diteruskan yang diperkirakan akan menelan dana sekitar 20 Milyar  tentunya secara bertahap  mudah mudahan dengan sisa jabatan Bupati tiga tahun ini jalan Bonti Bodok akan tuntas termasuk Bonti Bantai yang disambut suka cita masyarakat yang hadir, diakui Bupati masih sangat banyak jalan jalan di setiap Kecamatan dan Desa yang belum beraspal  kendala kita adalah APBD yang masih minim serta luasnya wilayah dan ini tentunya harus dibagi bagi kepada yang lain namun sekarang kita sudah didukung oleh ADD dan DD  yang rata rata setiap desa satu Milyar  selanjutnya Bupati berkesempatan meresmikan Balai Pertemuan Dusun Seribot ditandai dengan menandatanganan prasasti.  (tkm hms).

Link Terkait