Selamat Datang di Website Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau        Sanggau Maju dan Terdepan Baik Untuk Semua       

Bukan hanya bentuk fisik, tapi SDM juga harus ditingkatkan

Bupati Sanggau memaparkan tujuan Desa Fokus tidak hanya menangani soal fisik pembangunan dan infrastruktur saja, tapi juga Sumber Daya Manusianya harus berkualitas. Menurut orang nomor 1 di Sanggau itu Lintang Kapuas melahirkan banyak orang potensial, oleh sebab itu Beliau tak mau Lintang Kapuas sampai hilang ditelan masa. Data yang digunakan harus update dan real, sehingga tidak salah dan asal-asalan dalam bertindak untuk mengatasi setiap permasalahan.

"Bukan hanya jalan, gedung ini gedung itu saja yang diminta, tapi SDM masyarakat juga harus ditingkatkan. Anak-anak harus Sekolah, yang tidak punya biaya untuk kuliah, sagera usulkan untuk dikuliahkan, Pemkab Sanggau punya program itu," kata Paolus Hadi lewat arahannya pada kegiatan Program Pembangunan Desa dan Kelurahan Fokus 2016 di Rumah Betang Ponoriu Desa Lintas Kapuas Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau (1/11).

Dinas Sosnakertrans Kabupaten Sanggau pun diminta Bupati mengecek dan mendata dengan benar kondisi warga miskin, warga yang tidak bekerja, warga yang cacat dari lahir, warga yang hidup sebatang kara agar ditindaklanjuti.

Orang nomor 1 di Sanggau itu pun mengingatkan warga Lintang Kapuas pentingnya memiliki KTP. "Negara Indonesia masih memberi kesempatan supaya rakyatnya yang sudah 17 tahun harus sudah memiliki KTP, minimal sudah merekam datanya ke Dinas Dukcapil. Jangan sampai suatu saat warga yang tidak punya KTP diusir dari Indonesia karena dianggap penduduk illegal", pungkasnya

Pada kesempatan yang sama Beliau juga menegaskan pentingnya ketahanan pangan di daerah. Area persawahan tidak boleh dijadikan kebun sawit, agar kita tidak krisis pangan. “Jangan merubah fungsi lahan, kita semua harus konsisten untuk tidak melakukan itu. Coba mengolah lahan dengan baik," tegasnya di harapan para undangan yang lebih dari 300 orang tersebut.

Pertanian di Kabupaten Sanggau berkembang pesat karena tak hanya mengandalkan 1 jenis tanaman saja. "Beberapa waktu lalu saya diwawancara Wartawan, kenapa Pertanian Kabupaten Sanggau berkembang pesat? Saya jawab, karena kita tidak hanya mengandalkan 1 jenis tanaman saja, seperti sawit. ada juga jenis tanaman lain seperti karet, padi, dan lainnya", ujarnya.

Pria yang akrab disapa PH ini pun meyakinkan masyarakat khususnya kelompok tani agar tidak ragu menggunakan teknik Hazton pada persawahan karena secara teknis sudah diteliti. Target tanam padi jika menggunakan Hazton untuk Sanggau 4 ton perhektar, paling baik 12 ton. Jadikan daerah ini sebagai lumbung Padi.

Kepala Desa Lintang Kapuas Aloysius Nedi, melaporkan pembangunan di Desa Lintang Kapuas diantaranya perbaikan Balai Dusun, rehab eks polindes sudah berjalan 80 persen yang akan dijadikan dijadikan dermaga singgah karena sudah membangun Polindes baru, pembangunan Puskesmas sudah 60 persen. Sementara untuk nonfisiknya, mengatakan Pelatihan dan Pembinaan kelompok tani serta membina masyarakat dan Aparatur Desa di Lintang Kapuas. Kades juga melaporkan di bilang pertanian untuk lokasi 80 hektar area pertanian sudah 90 persen tergarap yang diolah 4 kelompok tani dengan Program Hazton. Nanti akan menundang Bupati untuk panen Raya.

Kades juga melaporkan keberhasilan KB di Lintang Kapuas mengakibatkan jumlah kelahiran menurun sehingga siswa Sekolah Dasar semakin berkurang. SDN 61 Lintang Kapuas terancam tutup karena kekurangan siswa. Namun disisi lain Kades mengusulkan pembangunan PAUD, sementara ini kegiatan PAUD masih di Gedung yang belum permanen.

Link Terkait