Selamat Datang di Website Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau        Sanggau Maju dan Terdepan Baik Untuk Semua       

Guru Bukan Hanya Seorang Pengajar Tetapi Juga Sebagai Pendidik

Sanggau- Wakil Bupati Sanggau mengatakan bagaimana guru ini dilakukan semacam kemah guru/ jambore guru, kenapa demikian karena memang kita melihat pengabdiannya dan juga pengabdiannya harus berkaitan dengan lingkungan. “Kalau kita diberikan tanggung jawab dan tidak kita terima dengan tulus tentu ini akan menjadi beban, apapun pekerjaan itu tidak hanya pekerjaan yang ditugaskan ke tempat yang jauh”. Hal ini disampaikannya saat menghadiri dan sekaligus membuka acara HUT PGRI Ke- 71 di taman sabang merah yang bertemakan “ Membangkitkan kesadaran kolektif guru dalam peningkatan mutu pendidikan”, yang dihadiri oleh 150 guru sekabupaten sanggau, selasa ( 23/11 ).

Ia juga berpesan kepada guru-guru yang ditugaskan ketempat yang jauh atau ke desa-desa nikmati saja hidupmu di tempat tugasmu. “ Gotong royong perlu kita tumbuhkan dalam diri kita masing-masing agar nanti kita tularkan kepada setiap orang, tentu gotong royong ini timbul dari kita mengajak orang, menginspirasi orang untuk orang mampu melihat kita ini sebagai tokoh bagi dia untuk dia ikut apa yang kita buat”. Bekerjalah dengan hati yang tulus agar sanggau yang kita harapkan di visi misi bisa maju dan terdepan. Ujarnya

Dikatakannya situasi ini berkaitan bagaimana kita mampu  mengambil suatu tindakan dalam tugas itu sehingga kita tidak sparadis dalam bertindak, apakah bertindak sebagai seorang guru untuk mampu memberkan inspirasi ke setiap orang. “Guru bukan hanya seorang pendidik tetapi juga sebagai tokoh di tempat dia bekerja”. Pungkasnya

Sementara itu Kadis DIKPORA Willi Brodus, S. Sos, M. Si menyampaikan bahwa kabupaten sanggau siap menerima HUT PGRI dan hari guru tingkat provinsi, namun sebelum acara provinsi kita adakan dulu jambore guru, jadi supaya sikap mental kita siap. “ Bapak ibu guru tidak bisa dipidanakan dalam mendidik anaknya, jadi sekedar hanya memukul tangan tidak bisa dipidanakan, kecuali main tendang, pukul sampai berakibat kematian. Bapak/ibu guru tidak hanya sekedar mengajar, tetapi mendidik”. Terangnya

“ Mudah-mudahan jambore ini menjadi tempat memberikan pencerahan dan keberlangsungan, itu harus ada jangan putus sampai disini, karena pemerintah sudah mempersiapkan jadi bapak/ibu guru jangan pelit, dan ini juga kegiatan gotong royong kita”. Kegiatan jambore ini sangat penting karena banyak hal yang harus kita ketahui dan juga menjadi tonggak sejaraah, kita mulai dari sekarang dan selanjutnya. Ujarnya

Bapak Tilas, S. Pd selaku ketua PGRI mengatakan bahwa tahun ini adalah tahun HUT PGRI ke- 71 dan hari guru nasional 2016 yang sangat spesial buat sanggau, kenapa spesial karena slain HUT Ke- 71 PGRI dan HGN 2016 diperingati seperti biasanya setiap tahunnya di sanggau, tapi tahun ini kita mendapatkan kepercayaan sebagai tuan rumah untuk peringatan HUT ke 71 PGRI dan HGN 2016 tingkat provinsi Kalbar dan ini yang ketiga kali kita dipercayakan sebagai tuan rumah. Ujarnya

Dikatakannya kegiatan ini berlangsung sampai dengan hari sabtu tanggal 26 november 2016 yakni karena memang inisiatif bapak wakil bupati secara khusus untuk memberikan pencerahan bahkan memajukan bapak/ibu sebagai tenaga pendidik melalui aktifitas jambore guru. Wakil bupati menitipkan amanah bahwa dalam rangka HUT ke-71 PGRI dan HGN 2016 deselenggarakan jambore guru sanggau bahwa ada dengan adanya jambore yaitu didalamnya ada tiga referensi muatan pembentukan aklak, muatan pengetahuan dan muatan penanaman ketrampilan, oleh karena itu jangan lewatkan jambore guru ini. Terangnya  ( jimi humas )

 

Link Terkait