Selamat Datang di Website Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau        Sanggau Maju dan Terdepan Baik Untuk Semua       
  • Ketua TP PKK Ibu Arita Apolina Menggunting Pita PAUD Pelita Harapan Desa Botuh Lintang

Orang Sanggau harus tingkatkan gizi sejak dini

Siapa yang suka makan sosis? Siapa yang suka makan sayuran? Tanya Bupati Sanggau kepada siswa siswi. “Saya Pak”, jawab siswa siswi kompak sambil mengacungkan tangannya. “Aaah kalian selalu saya, padahal tidak. Saya juga punya anak, jangan kalian bohong, anak-anak sekarang tidak suka makan sayur”, pungkas Bupati Sanggau melanjutkan pembicaraannya.

“Mengapa kalian tidak suka makan sayur?” tanya Bupati lagi. Ada beberapa siswa yang menjawab bahwa sayur itu tidak enak. Menanggapi hal itu ayah empat anak ini menuturkan memang sulit anak-anak untuk makan sayur dan itu merupakan kelemahan orang Indonesia. Ia menambahkan jika ingin smber daya manusia Sanggau ini hebat, maka harusnya gizinya harus diperbaiki dari awal.

“Memang sulit anak-anak untuk makan sayur dan itu merupakan kelemahan orang Indonesia. Ia menambahkan jika ingin sumber daya manusia Sanggau ini hebat, maka harusnya gizinya diperbaiki dari awal dengan cara harus gemar makan sayur. Berdasarkan data yang ada orang Sanggau hidupnya rata-rata hidup hingga 69 tahun, jika lebih dari itu, artinya bonus”, pungkas orang nomor satu di Sanggau ketika memberi arahan usai senam sehat bersama seluruh SKPD dan para siswa-siswi PAUD, TK, SD pada Peringatan Hari Gizi Nasional ke-57 di Kampung Wisata Sentana Sanggau, Jumat pagi (27/01).

Bupati Sanggau juga mengingatkan kepada seluruh siswa-siswi yang hadir pagi itu tak hanya sayur harus dikonsumsi, daging juga penting, namun sayur lebih penting. “Daging juga penting, tapi sayur lebih penting”, pungkasnya.

Pria yang akrab disapa PH tersebut menghimbau para orang tua untuk membimbing anak-anak supaya mau makan sayur dan buah-buahan, karena jenis makanan sayur dan buah merupakan makanan yang tidak disukai anak-anak.

Lewat sambutannya Paolus Hadi juga mengingatkan para ASN (Aparatur Sipil Negara) lingkungan Pemerintah Daerah kabupaten Sanggau agar memanfaatkan pekarangan sekitar rumah untuk menanam sayur dan buah. Ia juga menghimbau masyarakat Sanggau supaya mengkonsumsi keanekaragaman pangan,  sayur dan buah untuk gizi dalam tubuh, karena tidak ada sayur yang lengkap kadar gizinya. Tak lupa ia mengingatkan agar masyarakat Sanggau selalu menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan untuk mewujudkan Sanggau bersih yang tertuang didalam cita-cita Sanggau yaitu Seven Brand Images.

Hampir dipenghujung arahannya Bupati Sanggau sempat mengemukakan pertanyaan lagi. "Mengapa orang Sanggau banyak yang mengalami stroke dari pada orang bule? Padahal orang bule lebih banyak dan lebih sering mengkonsumsi daging dari pada kita di Sanggau ini". Dengan tegas Paolus Hadi langsung menjawab pertanyaannya sendiri bahwa orang Sanggau banyak yang terkena Stroke karena orang Sanggau banyak yang stres akibat kurang piknik dan hiburan. 

 "Setelah disurvei, orang Sanggau banyak yang terkena stroke bukan karena daging dan daun ubi, tapi orang Sanggau banyak yang mengalami stres. Stres karena masalah ekonomi, sosial dan lainnya. Maka dari itu, masyarakat harus tetap semangat menjalani hidup, selalu berpikir positif dan optimis untuk menghindari stres. Kalau gampang stres, gampang juga stroke. Pelan-pelan kami membuat Sanggau ini menjadi tempat yang nyaman untuk refresing atau piknik. Anda bisa datang ke Kampung Sentana ini untuk menikmati Sungai, bisa juga piknik ke Pancur Aji, biar sehat Anda juga bisa jogging di Kawasan Sabang Merah sana, pungkasnya.

Link Terkait

Polling

Menurut Anda pembangunan apa yang perlu ditingkatkan ?
 

Login Form