Selamat Datang di Website Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau        Sanggau Maju dan Terdepan Baik Untuk Semua       

Pelaksanaan MTQ ke XXV tingkat Kabupaten Sanggau yang sempat ditunda beberapa kali karena alasan tekhnis, akhirnya dilaksanakan tanggal 16 s/d 21 Februari 2014, dan Kecamatan Parindu sebagai tuan rumah kegiatan dimaksud.  Pembukaan MTQ ke XXV dilakukan oleh Bupati Sanggau Bpk.Paolus Hadi,S.IP, M.Si di lapangan Stadion MTQ jalan merdeka Bodok, walaupun diguyur hujan dari acara pembukaan hingga selesai tidak mengurangi antusias para kafilah, pelajar, masyarakat, tamu undangan menghadiri acara tersebut.  Adapun susunan acara pembukaan adalah sbb :

  1. Pembacaan ayat suci Alqur’an
  2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya
  3. Laporan Ketua Panitia
  4. Sambutan Ketua LPTQ Kab.Sanggau
  5. Sambutan Ka.Kemenag Kab.Sanggau
  6. Sambutan Bupati Sanggau sekaligus membuka kegiatan MTQ XXV
  7. Penyerahan piala bergilir Bupati Sanggau.
  8. Pengibaran bendera LPTQ diiringi Hymne MTQ
  9. Pembacaan doa oleh Kemenag Kab.Sanggau
  10. Tarian kolosal
  11. Kesenian/Hiburan

Itulah rentetan acara pembukaan MTQ,, kita berharap untuk rangkaian kegiatan selanjutnya berjalan aman dan lancar, AMIN.

Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Sanggau tahun 2013 telah memasuki tahapan “Penghitungan Suara” untuk Kecamatan Parindu pada hari Minggu,  tanggal 22 September 2013 bertempat di gedung UDKP diadakan Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu Bupati dan Wakil Bupati, yang dihadiri oleh Anggota Muspika yaitu Camat Parindu(Siron.S.Sos, M.Si), Kapolsek Parindu(AKP.Mediyanto,S.Ip), Dan Ramil Parindu(Kapten kav.Yudianto), Anggota PPS seKec.Parindu, Saksi dari kelima Kandidat yang bertarung, Tokoh Masyarakat, Anggota dan Sekretariat PPK, Petugas dari KPU Kab.Sanggau, Panwascam, serta Pihak Keamanan.

Berdasarkan hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara dari 14 PPS yang ada di Kecamatan Parindu, diperoleh hasil  akhir sebagai berikut :

No.Urut 1 Nasri Alisan,ST dan Losianus,S.Pd,M.Si memperoleh  :  1.151 suara.

No.Urut 2 dr.Lambok Siahaan dan Gusti Yusri,SH memperoleh   : 1.082 suara.

No.Urut 3 Drs.M.H.Munsin,MH dan Drs.Supardi memperoleh    : 5.202 suara.

No.Urut 4 Paolus Hadi,S.Ip,M.Si dan Drs.Yohanes Ontot memperoleh : 11.793 suara.

No.Urut 5 Drs.Abang Ishar dan Khironoto,ST memperoleh           : 419 suara.

Serta suara yang tidak syah berjumlah 634 suara.

Demikian hasil rapat pleno penghitungan suara dalam rangka Pemilu Bupati dan Wakil Bupati tahun 2013, Rapat berjalan aman, tertib, dan lancar dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

“Selamat dan sukses atas kemenangan pasangan No.Urut 4, mari kita dukung bahu membahu membangun Sanggau yang kita cinta ini, Proficiat.”

Hari Sabtu, tanggal 3 Agustus 2013, sekitar pukul 21.00 WIB bertempat di Balai Botomu Kab.Sanggau telah ditetapkan Nomor Urut Para Kandidat yang akan bertarung dalam pesta demokrasi Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Sanggau, Adapun Nomor Urut Para Kandidat tersebut adalah :

Nomor Urut 1. Pasangan Nasri Alisan, ST – Losianus, S.Pd, M.Si.

Nomor Urut 2. Pasangan dr.Lambok  Siahaan – Gusti Yusri, SH.

Nomor Urut 3. Pasangan Drs. MH. Munsin, MH – Drs. Supardi.

Nomor Urut 4. Pasangan Paolus Hadi, S.IP, M.Si – Drs. Yohanes Ontot, M.Si.

Nomor Urut 5. Pasangan Drs. Abang Ishar – Khironoto, ST.

Siapapun yang terpilih nantinya, tentu mereka adalah pasangan terbaik!, mari kita sukseskan Pemilu Bupati ini dengan menggunakan hak pilih kita, dengan asas Langsung, Umum, Bebas, Rahasia dengan Jujur dan Adil.

 

"Selamat berjuang, selamat bertarung, dan selamat berkompetisi."

Pesta Demokrasi Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Sanggau sudah di depan mata, tepatnya tanggal 19 September 2013 mendatang, Tahapan demi tahapan penyelenggaraan Pemilu telah dilaksanakan, pada tanggal 30 Juli 2013 lalu bertempat di Gedung Serbaguna Kecamatan Parindu telah diadakan Rapat pleno penetapan DPT (Daftar Pemilih Tetap), yang dihadiri oleh Muspika Kec.Parindu(Camat, Kapolsek, DanRamil), Ketua dan Anggota PPS sekec.Parindu, Ketua DAD Kec.Parindu, Tim sukses dari kelima Calon Bupati, Panwascam serta Anggota PPK Kec.Parindu.

Berdasarkan hasil rapat pleno tersebut, DPT Kecamatan Parindu berjumlah 25.669 Pemilih dengan rincian sbb :

No

Urut

Desa / Kelurahan

Pemilih Terdaftar

Jumlah TPS

Ketr.

Laki-laki

Perempuan

Jumlah

1.

PUSAT DAMAI

2.657

2.415

5.072

13

 

2.

MAJU KARYA

779

751

1.530

5

 

3.

SEBARRA

634

605

1.239

5

 

4.

PANDU RAYA

854

778

1.632

5

 

5.

EMBALA

1.503

1.441

2.944

7

 

6.

HIBUN

1.022

941

1.963

8

 

7.

MARINGIN JAYA

959

981

1.940

6

 

8.

SUKA MULYA

1.051

973

2.024

6

 

9.

RAHAYU

771

765

1.536

8

 

10.

DOSAN

775

751

1.526

7

 

11.

SUKA GERUNDI

448

418

866

4

 

12.

GUNAM

301

383

584

3

 

13.

MARITA

713

671

1.384

9

 

14

Palem jaya

730

699

1.429

6

 

JUMLAH

13.197

12.472

25.669

92

 

Demikian Hasil Rapat Pleno penetapan DPT Kec.Parindu, dalam rangka Pemilu Bupati dan Wakil Bupati tahun 2013, mudah-mudahan semua masyarakat kec.Parindu dapat menggunakan hak pilihnya, untuk menentukan Pemimpin Sanggau.

“Mari Kita Sukseskan Pemilu ini dengan Asas LUBER dan JurDil”.

Warung Kopi seharusnya buka pukul 05.00 s/d 20.000 WIB sesuai dengan Perda Kab.Dati II Sanggau No.10 tahun 1990 dan SK Bupati Sanggau No.190 tahun 2001 tentang SITU (Surat Ijin Tempat Usaha).

Namun lain halnya dengan warung kopi “Dayank Tarigas” dan warung kopi “Martabe” yang terletak di Jln.Merdeka, Dusun Seloon Kecamatan Parindu ini, mereka beroperasi dari sore hingga subuh, kehadiran warung kopi ini sangat mengganggu, karena di malam hari kita butuh suasana tenang untuk melepaskan lelah bekerja seharian, namun Harus Terganggu oleh dentuman suara music yang keras/karaoke, tertawa, teriak, belum lagi yang mabuk karena dipengaruhi minuman beralkohol berkelahi, menangis dsb.

Tamu warung kopi tersebut silih berganti, pada saat “Operator Blog” melakukan pemantauan tgl.23 Juli 2013 sekitar pukul 03.30 wib subuh, tamu yang transit di situ menggunakan truck bermuatan kelapa sawit dengan nomor polisi 9914 DL, 9855 DK, 9817 AD, 9839 AW dengan tulisan di mobil Damai itu indah, dan Katoro Isse.

Permasalahan warung kopi ini telah 2x diselesaikan dari tingkat RT dan dusun, namun senyapnya hanya sebentar saja.

Pemerintah Kecamatan (Camat) juga telah mengetahui adanya “Warung Kopi meresahkan” namun sampai berita ini ditulis belum ada tindakan yang dilakukan, terutama Sidak (Inspeksi Mendadak) masalah SITU, karena warung kopi meresahkan tersebut sudah beroperasi ± 3 tahun, Lalu Warkop meresahkan tanggung jawab siapa?!?

“Mari kita tanyakan pada rumput yang bergoyang”

Kata-kata itu cocok diungkapkan pasca kejadian kebakaran di Pasar Bodok, hari Jum’at  12 Juli 2013 sekitar pukul  17.20 WIB beberapa waktu lalu, Api yang begitu dasyat diperkirakan berasal dari konsleting listrik arus pendek, meluluh lantakkan 7 (tujuh) ruko hingga rata dengan tanah, Pemilik ruko tersebut adalah :

1). Pupin (Hendri Tantiono)         : 1 Ruko.

2). Afa (Shiauw Fa)                          : 2 Ruko.

3). Setin (Bong Sui Tin0                  : 2 Ruko.

4). Afung (Djap Dji Tung)              : 1 Ruko.

5). Win-Win (Budi)                           : 1 Ruko.

 Disamping menghanguskan 7 (tujuh) ruko, kebakaran tersebut juga menelan korban jiwa, bernama NOVIANA  12 tahun, pada saat kejadian korban sedang tidur di kamar, korban yang biasa disapa “PIA” adalah anak perempuan dari pasangan Afung dan Hen Pin (Ahen).

Wakil Bupati Sanggau (Paolus Hadi,S.Ip,M.Si) didampingi istri bersama rombongan SKPD Kab.Sanggau melakukan peninjauan lokasi kebakaran pada tanggal 13 Juli 2013, pada kesempatan tersebut beliau menyerahkan bantuan sebesar Rp.20 juta ke Posko bantuan musibah kebakaran yang diketuai oleh Anton.L .  “Jangan dipandang berapa jumlahnya namun inilah bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Daerah kepada korban kebakaran, kami merasakan kesedihan yang mendalam, namun janganlah sampai berlarut-larut katanya.

Camat Parindu (Siron.S.Sos,M.Si) menyampaikan ucapan terima kasih kepada UPK (Unit Pemadam Kebakaran) Parindu, UPK Sosok, UPK Sanggau, UPK Sekadau dan UPK Ngabang, Karena kesigapan mereka inilah api tidak menyebar ke ruko-ruko yang lain, ungkapnya.

“Kita berharap ini tidak akan terjadi lagi.”

Link Terkait