Rapat Kesekretariatan Pelaksanaan Inpres RAN P4GN di Kabupaten Sanggau Tahun 2021 dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau Ir. Kukuh Triyatmaka, MM

Sekda Sanggau(14/04) bertempat di Ruang Musyawarah Lantai I Kantor Bupati Sanggau, Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau Ir. Kukuh Triyatmaka, MM secara resmi membuka secara langsung Rapat Kesekretariatan Pelaksanaan Inpres RAN P4GN wilayah di Kabupaten Sanggau Tahun 2021, dalam sambutannya Sekda “Hari ini kita melakukan kegiatan ini karena dengan nawacita Bapak Presiden ini munculah Inpres Nomor 2 Tahun 2020, yang mana ini juga lebih di fokuskan, di mintakan semua komponen bangsa ini untuk mencegah atau menanggulangi penyalahgunaan Narkotika ini,” terkait Inpres Nomor 2 Tahun 2020 tentang  Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2020-2024 (RAN PG4N). Dilanjutkan oleh Sekda bahwa kegiatan ini melibatkan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau bertujuan agar jangan sampai ASN maupun Tenaga Kontrak terlibat dengan penyalahgunaan Narkoba, “Ada 6 (enam) rencana aksi, itu langkah-langkah yang sudah menjadi arahan di Inpres. Tentu ini juga penyempurnaan Inpres Nomor 6 Tahun 2018, meskipun sebenarnya juga hampir sama, tetapi ada penekanan-penekanan yang pada intinya adalah narkotika ini tidak bisa di berantas atau di cegah oleh salah satu saja, akan tetapi semua komponen bangsa termasuk pemerintah daerah saling kerja sama,” Maka yang hadir adalah Kepala OPD dikarenakan Kepala OPD memiliki staf yang diharapkan dapat di jaga dan diawasi dengan baik, selanjutnya terkait dalam Inpres Nomor 2 Tahun 2020 bahwa diwajibkan terbentuknya Regulasi tentang P4GN di lingkup Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah , selanjutnya kewajiban Test Urine kepada seluruh ASN dan Tenaga Kontrak.

“Waktu Inpres yang sebelumnya kami sudah melakukan tes urin dan tahun ini dilaporkan dari BKPSDM khusus ASN kita ada target dan khusus untuk rencana aksi Inpres ini minimal kita harus di Tahun 2020 dua persen (2 %) dari jumlah ASN. Kita dari pemerintah daerah sudah mengambil langkah cukup maju, karena beberapa tahun yang lalu kami sudah lakukan dan tahun ini disediakan juga yaitu sekitar 500 (lima ratusan) seperti yang dilaporkan BKPSDM untuk target tes urin bagi ASN,”

Kepala BNNK Kabupaten Sanggau Rudolf Manimbun menyampaikan terkait langkah-langkah dari BNN sendiri dalam mencegah atau menanggulangi penyalahgunaan Narkotika yaitu adanya desa bersinar. “Ini difokuskan di dua desa diantaranya; Desa Tanjung Merpati Kecamatan Kembayan, Desa Engkahan di Kecamatan Sekayam dan semoga dengan langkah-langkah ini kita bisa meminimalisasikan penyalahgunaan Narkotika. Kami juga akan ada rapat koordinasi dengan aparat penegak hukum untuk kita satukan persepsi, satu tujuan dan bisa mengurangi dampak penggunaan Narkotika,”

You might also like More from author